Cara Main
Simon Ingat terinspirasi dari mainan elektronik legendaris "Simon", yang dirilis Milton Bradley pada 1978 dengan pesta peluncuran tengah malam di Studio 54, New York. Simon diciptakan Ralph H. Baer dan Howard J. Morrison dari studio desain mainan Marvin Glass and Associates (pemrogramannya dikerjakan Lenny Cope), terinspirasi dari game arcade Atari berjudul "Touch Me" yang mereka lihat di sebuah pameran dagang tahun 1976. Simon jadi salah satu mainan terlaris tahun itu dan mencapai puncak popularitasnya di dekade 1980-an.
Di versi Dodolanan ini, empat panel warna akan menyala satu per satu membentuk sebuah urutan — perhatikan baik-baik, lalu ulangi urutan itu dengan mengetuk panel yang sama persis sesuai giliran. Setiap kali kamu berhasil, satu warna baru ditambahkan ke ujung urutan dan permainan berlanjut ke level berikutnya. Satu ketukan salah saja langsung mengakhiri permainan, dan skor akhirmu adalah level tertinggi yang berhasil kamu capai.
Tips
Urutannya makin panjang tiap level, jadi strategi mengingatnya perlu berubah begitu urutan sudah lebih dari beberapa langkah.
- Pecah urutan panjang jadi kelompok-kelompok kecil (misalnya per 3-4 warna) alih-alih memaksa mengingatnya sebagai satu untai panjang sekaligus.
- Sebut nama warnanya dalam hati atau dengan suara pelan saat panel menyala — mengubah ingatan visual jadi "kata" biasanya lebih tahan lama di kepala.
- Di urutan yang sudah panjang, perhatikan pola yang berulang — banyak urutan acak tetap punya potongan pendek yang mirip dengan level sebelumnya, dan itu bisa jadi pengingat.
- Jangan terburu-buru menekan panel. Ketukan yang salah karena tergesa-gesa sering terjadi justru di level yang sebenarnya sudah kamu ingat dengan benar.